Tipe-Tipe Ban Mobil: Radial, Bias, dan Tubeless

Ban mobil adalah komponen penting yang mempengaruhi kenyamanan dan keselamatan berkendara. Tiga tipe ban yang umum digunakan adalah ban radial, bias, dan tubeless. Masing-masing memiliki kelebihan yang perlu dipahami agar sesuai dengan kebutuhan dan jenis kendaraan. Ban RadialBan radial memiliki lapisan benang kawat baja yang terhubung secara radial, saling menyilang dengan sudut tertentu. Ban ini sangat stabil, terutama saat kendaraan melaju dengan kecepatan tinggi, serta memberikan kenyamanan lebih karena kemampuannya meredam guncangan dari jalan yang tidak rata. Selain itu, desain radial mengurangi gesekan dengan jalan, berkontribusi pada efisiensi bahan bakar, dan memberikan daya cengkeram optimal pada berbagai permukaan jalan. Ban ini juga lebih tahan lama dan menjadi pilihan ekonomis dalam jangka panjang, sangat cocok untuk kendaraan pribadi yang lebih sering digunakan di jalan raya. Ban BiasBan bias memiliki lapisan benang yang saling tumpang tindih secara diagonal, berbeda dengan ban radial. Ban ini umumnya digunakan pada kendaraan berat seperti truk atau kendaraan komersial karena mampu menahan beban yang lebih besar. Keunggulan utama ban bias adalah ketahanannya terhadap tekanan dan beban berat, serta daya tahan yang lebih baik pada permukaan jalan kasar. Meskipun harga ban bias lebih terjangkau, struktur yang kokoh membuatnya lebih tahan terhadap kerusakan dan kebocoran. Ban TubelessBan tubeless adalah jenis ban yang tidak memerlukan ban dalam, sehingga lebih efisien dalam hal perawatan. Kelebihan utama dari ban tubeless adalah kebocoran udara yang lebih lambat. Ketika terjadi kebocoran, udara akan keluar secara perlahan, memberikan waktu bagi pengemudi untuk mencari tempat aman. Selain itu, ban tubeless lebih aman karena mengurangi risiko ledakan mendadak akibat kebocoran. Ban ini juga lebih ringan, yang dapat meningkatkan efisiensi bahan bakar kendaraan. Perawatan dan perbaikan ban tubeless lebih mudah karena tidak perlu mengganti ban dalam. Dengan berbagai keunggulan masing-masing, pemilihan antara ban radial, bias, dan tubeless harus disesuaikan dengan jenis kendaraan dan kebutuhan pengemudi. Ban radial lebih ideal untuk kendaraan pribadi yang mengutamakan kenyamanan dan efisiensi bahan bakar, ban bias lebih cocok untuk kendaraan komersial yang sering membawa beban berat, sementara ban tubeless menawarkan kenyamanan dan keamanan ekstra tanpa kerepotan mengganti ban dalam. Memilih ban yang tepat akan berdampak pada performa dan keselamatan kendaraan. Untuk ban yang berkualitas tinggi pilih ban Goodride yang memiliki berbagai tipe ban yang tentunya cocok digunakan untuk berbagai jenis kendaraan Anda.
Ketahui Cara Mengecek Oli Mobil

Oli mobil merupakan salah satu komponen penting dalam kendaraan yang memiliki peran vital untuk menjaga kinerja mesin. Oli berfungsi sebagai pelumas untuk mengurangi gesekan antar bagian-bagian mesin, mendinginkan komponen mesin, serta menjaga mesin agar tetap bersih dari kotoran dan endapan. Oleh karena itu, penting bagi pemilik mobil untuk selalu memastikan kondisi oli mobil dalam keadaan baik. Salah satu cara yang dapat dilakukan adalah dengan memeriksa kadar dan kualitas oli secara berkala. Berikut ini adalah cara mengecek oli mobil yang bisa dilakukan dengan mudah: Siapkan Alat dan Pastikan Mobil dalam Posisi yang Tepat Sebelum mulai mengecek oli, pastikan mobil berada di permukaan datar agar hasil pemeriksaan lebih akurat. Pastikan juga mesin dalam keadaan mati dan biarkan beberapa saat untuk mendinginkan mesin, minimal 5 menit setelah kendaraan dimatikan. Hal ini untuk memastikan bahwa oli sudah mengendap di bagian bawah mesin dan Anda dapat membaca hasilnya dengan tepat. Buka Kap Mesin dan Cari Dipstick Pada umumnya, oli mobil dapat diperiksa menggunakan alat yang disebut dipstick. Dipstick ini berbentuk batang logam panjang yang memiliki tanda-tanda tertentu untuk menunjukkan kadar oli. Untuk menemukan dipstick, buka kap mesin dan cari batang logam yang terletak dekat dengan mesin. Biasanya, ada tanda atau label berwarna yang menunjukkan fungsi alat ini. Tarik Dipstick dan Bersihkan Setelah menemukan dipstick, tarik keluar dengan hati-hati. Bersihkan ujung dipstick dengan kain bersih atau tisu agar tidak ada kotoran atau sisa oli lama yang bisa mempengaruhi hasil pemeriksaan. Cek Tingkat Kadar Oli Masukkan kembali dipstick ke dalam lubang semula hingga terdorong rapat, kemudian tarik kembali dan periksa sejauh mana oli menempel pada batang dipstick. Biasanya, dipstick memiliki dua tanda yang menunjukkan batas minimum dan maksimum. Pastikan level oli berada di antara kedua tanda tersebut. Jika oli kurang dari tanda minimum, maka Anda perlu menambah oli. Periksa Warna dan Kondisi Oli Selain memeriksa kadar oli, penting juga untuk mengecek warna dan kondisi oli. Oli yang baik biasanya berwarna keemasan atau hijau muda. Jika oli terlihat gelap atau berwarna kecokelatan dan terasa kental, itu menandakan bahwa oli sudah kotor dan perlu diganti. Oli yang sudah terlalu lama digunakan juga bisa kehilangan kemampuan pelumasannya, sehingga harus segera diganti untuk menjaga performa mesin. Tambahkan Oli Jika Diperlukan Jika kadar oli kurang dari batas minimum, Anda perlu menambah oli. Pastikan jenis oli yang digunakan sesuai dengan rekomendasi dari pabrik kendaraan Anda. Biasanya, informasi ini dapat ditemukan dalam buku manual kendaraan atau pada stiker yang ditempel di bagian dalam kap mesin. Periksa Kembali Setelah Menambah Oli Setelah menambah oli, pastikan untuk memeriksa kembali kadar oli menggunakan dipstick. Jika levelnya sudah tepat, Anda bisa menutup kembali tutup oli dan kap mesin. Kapan Waktu yang Tepat untuk Mengecek Oli? Pemeriksaan oli sebaiknya dilakukan secara rutin, terutama setiap bulan atau setiap 1.000 hingga 1.500 km perjalanan, tergantung pada jenis kendaraan dan rekomendasi pabrikan. Selain itu, periksa oli setiap kali Anda melakukan perjalanan jauh atau setelah mobil digunakan dalam kondisi berat (misalnya berkendara di jalanan menanjak atau membawa beban berat). Mengecek oli mobil adalah hal yang sangat penting untuk memastikan mesin mobil tetap berfungsi optimal. Melakukan pemeriksaan oli secara rutin dapat mencegah kerusakan pada mesin dan memperpanjang umur kendaraan Anda. Jika Anda merasa tidak yakin dalam melakukannya, Anda bisa meminta bantuan mekanik untuk memeriksa dan mengganti oli secara berkala. Dengan memeriksa oli secara tepat dan rutin, Anda dapat menjaga performa mobil tetap prima dan terhindar dari masalah besar pada mesin di masa depan. Untuk oli yang berkualitas pilih Oli dari WIN dan SPC. Oli yang dibuat dengan teknologi terbaru yang menghasilkan oli yang berkualitas tinggi dan tentunya terjangkau.
Apa yang Harus Dilakukan Saat Kendaraan Terkena Banjir?

Banjir dapat terjadi kapan saja, dan apabila kendaraan Anda terendam air, tentu saja hal ini dapat menimbulkan kepanikan. Namun, jangan khawatir, ada beberapa langkah yang dapat Anda lakukan untuk menjaga kendaraan tetap aman dan meminimalisir kerusakan lebih lanjut. Berikut adalah beberapa tips yang perlu Anda ikuti jika kendaraan Anda terendam banjir: Hentikan Kendaraan dan Matikan MesinLangkah pertama yang harus dilakukan adalah tetap tenang. Jika kendaraan Anda mulai terendam air, segera berhenti di tempat yang lebih tinggi jika memungkinkan. Matikan mesin untuk mencegah kerusakan pada sistem kelistrikan akibat terendam air. Periksa Kedalaman AirSetelah kendaraan berhenti, pastikan untuk memeriksa kedalaman air di sekitar kendaraan. Jika air mulai masuk ke dalam kendaraan, sebaiknya jangan melanjutkan perjalanan. Jika kedalaman air lebih dari 20 cm, hal ini dapat merusak mesin dan komponen kendaraan lainnya. Jangan Coba Nyalakan Kendaraan yang Terendam AirJika kendaraan Anda telah terendam air, jangan coba untuk menyalakan mesin. Menyalakan mesin yang terendam air dapat menyebabkan kerusakan pada mesin, transmisi, dan sistem kelistrikan kendaraan. Tunggu hingga air surut dan kondisi kendaraan lebih aman. Periksa Sistem KelistrikanSetelah air surut dan kendaraan dapat diperiksa, buka kap mesin dan periksa apakah ada komponen yang basah atau terendam air. Pastikan untuk memeriksa kabel-kabel kelistrikan, karena air dapat merusak komponen-komponen penting di dalamnya. Hati-Hati dengan Pedal Gas dan RemSetelah kendaraan kembali dapat bergerak, hindari untuk segera menginjak pedal gas atau rem dengan keras. Setelah terendam air, kinerja rem dan transmisi kendaraan dapat terganggu. Pastikan rem berfungsi dengan baik sebelum melanjutkan perjalanan. Periksa Oli dan Cairan LainnyaBanjir dapat menyebabkan air masuk ke dalam mesin dan komponen lainnya. Sebelum melanjutkan perjalanan, periksa kondisi oli mesin dan cairan transmisi. Jika oli terlihat keruh atau tercampur dengan air, segera lakukan penggantian untuk melindungi mesin. Jangan Coba Perbaiki SendiriApabila kendaraan Anda mengalami kerusakan cukup parah akibat banjir, sebaiknya bawa kendaraan ke bengkel. Hindari melakukan perbaikan sendiri, terutama jika Anda tidak memiliki pengetahuan tentang mesin. Teknisi yang berpengalaman dapat memeriksa dan menangani kerusakan dengan lebih teliti. Periksa Sistem Pembuangan dan PendinginanSelain itu, pastikan untuk memeriksa sistem pembuangan (knalpot) dan radiator kendaraan. Air banjir dapat masuk ke bagian-bagian ini dan menyebabkan kerusakan. Jika ditemukan masalah, segera bawa kendaraan ke bengkel untuk diperbaiki. Cuci Kendaraan dengan TelitiSetelah kendaraan dapat digunakan, pastikan untuk mencuci kendaraan secara menyeluruh. Perhatikan bagian bawah kendaraan agar bebas dari lumpur atau kotoran yang dapat merusak komponen-komponen kendaraan. Perhatikan Tanda-Tanda KerusakanSetelah kendaraan kembali digunakan, selalu perhatikan apakah terdapat suara aneh, getaran berlebihan, atau lampu indikator yang menyala. Jika ada tanda-tanda kerusakan, segera bawa kendaraan ke bengkel untuk pemeriksaan lebih lanjut. Kendaraan yang terendam banjir memang dapat menimbulkan rasa panik, namun dengan langkah-langkah yang tepat, Anda dapat menghindari kerusakan yang lebih serius. Yang paling penting adalah tetap tenang dan mengutamakan keselamatan. Setelah itu, bawa kendaraan ke bengkel untuk pengecekan lebih lanjut guna memastikan kendaraan Anda kembali normal. Arta juga menyediakan berbagai produk berkualitas yang cocok untuk berbagai jenis kendaraan. Untuk informasi lebih lanjut, silakan hubungi kami melalui WhatsApp di 0822 10 400 800.
Manfaat Mengganti Oli Secara Rutin untuk Kinerja Mesin Mobil yang Optimal

Apakah Anda tahu bahwa mengganti oli secara rutin adalah salah satu langkah perawatan mobil yang paling krusial, meskipun sering kali dianggap sepele? Mungkin Anda jarang memikirkan tentang oli, tetapi tahukah Anda bahwa peranannya sangat vital bagi kinerja mesin mobil Anda? Oli tidak hanya berfungsi sebagai pelumas, tetapi juga menjaga komponen mesin tetap bekerja dengan lancar dan mencegah kerusakan yang mahal. Di bawah ini, kami akan membahas beberapa manfaat luar biasa dari mengganti oli secara rutin dan mengapa ini sangat penting untuk mobil kesayangan Anda! Performa Mesin yang Meningkat Pernahkah Anda merasakan mobil yang terasa lebih berat atau kurang responsif saat menginjak pedal gas? Itu bisa jadi akibat oli yang sudah kotor. Oli yang sudah terdegradasi kehilangan kemampuan untuk melumasi mesin dengan efektif, yang menyebabkan gesekan berlebih antara komponen mesin. Ini mengurangi efisiensi kerja mesin. Dengan mengganti oli secara rutin, mesin mobil Anda akan berjalan lebih halus, meningkatkan akselerasi, dan memberikan pengalaman berkendara yang lebih menyenangkan. Mencegah Kerusakan Mesin Mesin mobil adalah mesin rumit yang terdiri dari banyak bagian bergerak. Tanpa oli yang cukup, komponen-komponen seperti piston, silinder, dan camshaft dapat mengalami keausan yang cepat. Ini bisa menyebabkan kerusakan yang parah dan biaya perbaikan yang tinggi. Mengganti oli secara rutin menjaga oli tetap bersih dan memberikan pelumasan optimal untuk mencegah kerusakan tersebut. Efisiensi Bahan Bakar yang Lebih Baik Oli yang kotor atau terdegradasi membuat mesin bekerja lebih keras, yang mengarah pada pemborosan bahan bakar. Dengan oli baru yang bersih, mesin mobil akan bekerja lebih efisien, mengurangi gesekan, dan menghemat bahan bakar. Anda akan merasakan penghematan yang signifikan dalam pengeluaran bahan bakar, dan mobil Anda akan lebih ramah di kantong! Mencegah Overheating (Panas Berlebih) Overheating adalah masalah yang sering dialami mobil jika oli tidak diganti secara teratur. Oli berfungsi untuk menyerap dan mengalirkan panas yang dihasilkan oleh proses pembakaran di mesin. Oli yang kotor tidak mampu melakukan tugas ini dengan efektif, sehingga menyebabkan mesin cepat panas. Mengganti oli secara rutin membantu menjaga suhu mesin tetap stabil, menghindari overheating, dan memastikan mobil Anda tetap berjalan optimal. Perpanjang Umur Mesin Anda Seperti halnya tubuh manusia yang memerlukan perawatan agar tetap sehat, mesin mobil juga membutuhkan perhatian agar tetap berfungsi dengan baik dalam jangka panjang. Oli yang bersih melindungi bagian-bagian mesin dari keausan, karat, dan korosi, yang semuanya dapat memperpendek umur kendaraan Anda. Dengan mengganti oli secara rutin, Anda memastikan mesin tetap awet dan bisa menemani Anda dalam perjalanan jauh. Mengurangi Emisi Gas Buang Oli yang sudah kotor dapat meningkatkan emisi gas buang kendaraan, yang tentu saja merusak lingkungan dan membuat kendaraan Anda gagal uji emisi. Mengganti oli secara teratur menjaga pembakaran di mesin tetap bersih dan efisien, sehingga mengurangi emisi yang keluar dari knalpot. Ini bukan hanya baik untuk mobil, tetapi juga untuk kesehatan planet kita. Kenikmatan Berkendara yang Lebih Baik Oli yang sudah lama tidak diganti bisa memengaruhi kenyamanan berkendara Anda. Suara mesin menjadi berisik, getaran terasa aneh, dan respons mobil jadi lambat. Dengan oli baru yang segar, mesin berjalan lebih halus, membuat perjalanan lebih nyaman dan menyenangkan. Tidak ada lagi suara mesin yang mengganggu atau getaran yang merusak kenyamanan. Hemat Biaya Perawatan dalam Jangka Panjang Meskipun biaya penggantian oli tidak besar, mengabaikan penggantian oli dapat mengakibatkan kerusakan mesin yang mahal. Dengan mengganti oli secara rutin, Anda melindungi mesin dari kerusakan yang membutuhkan biaya perbaikan yang tinggi. Ingat, biaya penggantian oli jauh lebih terjangkau dibandingkan biaya perbaikan mesin yang rusak! Mengganti oli secara rutin bukan hanya sekadar kebiasaan, tetapi langkah penting untuk menjaga mobil Anda tetap berfungsi optimal. Dengan melakukan perawatan yang sederhana ini, Anda tidak hanya memperpanjang umur mesin, tetapi juga meningkatkan efisiensi bahan bakar, menghindari kerusakan besar, dan membuat pengalaman berkendara Anda lebih menyenangkan. Jadi, pilihlah oli yang berkualitas seperti Oli WIN dan SPC. Oli yang dibuat dengan teknologi terbaru yang menghasilkan oli yang berkualitas tinggi dan tentunya terjangkau.
Toko Mulia Jaya, Pelanggan Setia Oli WIN dan SPC di Kota Medan

Rabu, 19 Februari 2025, tim dari PT. Arta Batrindo mengunjungi Toko Mulia Jaya yang berlokasi di Jl. Sisingamangaraja, Medan, Sumatera Utara. Toko Mulia Jaya ini merupakan salah satu toko yang sudah menjadi pelanggan setia dari PT. Arta Batrindo. Toko Mulia Jaya yang di kelolah oleh Bapak Acong ini sudah rutin membeli produk – produk oli WIN dan SPC sejak tahun 2002. Ada berbagai jenis oli yang sering di beli oleh Toko Mulia Jaya, seperti salah satunya oli mesin. Oli WIN dan SPC diproduksi oleh PT. Baria Trandico dengan teknologi terbaru yang menghasilkan oli yang berkualitas dan tentunya harganya masih terjangkau. Selain itu, Oli WIN dan SPC juga memiliki beragam jenis oli yang tentunya cocok untuk digunakan untuk berbagai jenis kendaraan ataupun kebutuhan Anda. Arta Batrindo sudah berdiri sejak tahun 1993 dan telah memiliki 14 cabang di kota besar yang tersebar di seluruh Indonesia. Oleh karena itu membuat PT. Arta Batrindo memiliki pelanggan – pelanggan yang sudah lama bekerja sama dan terus terjalin hingga saat ini.
Tips Penting Sebelum Membeli Ban Baru untuk Mobil Anda

Memilih ban yang tepat untuk mobil Anda adalah keputusan penting yang berdampak langsung pada kenyamanan, keselamatan, dan performa kendaraan. Ban yang tepat tidak hanya meningkatkan pengalaman berkendara, tetapi juga dapat menghemat biaya perawatan jangka panjang. Sebelum membeli ban baru, ada beberapa faktor yang perlu dipertimbangkan agar Anda mendapatkan ban yang sesuai dengan kebutuhan. Berikut adalah beberapa tips penting yang harus diperhatikan sebelum membeli ban baru. Pahami Ukuran Ban yang Tepat Ukuran ban sangat penting karena berpengaruh pada kenyamanan, kestabilan, dan konsumsi bahan bakar kendaraan Anda. Ukuran ban biasanya tertera pada sisi dinding ban. Pastikan untuk membeli ban dengan ukuran yang sesuai dengan rekomendasi pabrikan mobil Anda. Anda dapat menemukan informasi ukuran ban yang tepat pada buku manual kendaraan atau stiker di sisi pintu pengemudi. Perhatikan Jenis Ban Jenis ban yang Anda pilih sangat dipengaruhi oleh kondisi cuaca dan jenis jalan yang sering Anda lewati. Ada tiga jenis utama ban yang dapat dipilih, yaitu: Ban Musim Panas (Summer Tires): Dirancang untuk memberikan performa terbaik di jalan kering dan basah pada suhu hangat. Ban ini memiliki daya cengkeram yang optimal dan hambatan gesekan rendah, tetapi tidak cocok untuk kondisi cuaca dingin atau salju. Ban Musim Dingin (Winter Tires): Dibuat untuk berkendara di salju, es, atau suhu dingin. Ban All-Season: Ban all-season menawarkan keseimbangan antara performa di jalan kering, basah, dan ringan bersalju. Ban ini cocok untuk daerah dengan cuaca sedang yang tidak ekstrem, tetapi tidak sebaik ban musim panas di kondisi panas atau ban musim dingin di suhu rendah. Pilih jenis ban sesuai dengan iklim dan kondisi jalan yang sering Anda hadapi. Periksa Indeks Beban dan Kecepatan Ban Indeks beban dan kode kecepatan adalah faktor penting yang harus dipertimbangkan agar ban dapat mendukung performa kendaraan dengan optimal. Setiap ban memiliki kapasitas beban maksimal yang dapat ditanggung, serta batas kecepatan yang aman untuk digunakan. Indeks Beban: Setiap indeks beban menunjukkan kapasitas maksimal beban yang dapat ditanggung oleh ban. Pastikan untuk memilih ban dengan indeks beban yang cukup untuk menampung berat kendaraan Anda beserta muatannya. Kode Kecepatan: Menunjukkan kecepatan maksimal yang dapat dicapai oleh ban. Pastikan kode kecepatan ban yang Anda pilih sesuai dengan kemampuan mobil Anda. Evaluasi Pola Tapak Ban Pola tapak ban memengaruhi daya cengkeram, stabilitas, dan kenyamanan berkendara. Ada berbagai jenis pola tapak, termasuk: Pola Tapak Simetris: Menyediakan cengkeraman yang baik pada permukaan jalan kering dan basah. Umumnya digunakan pada mobil penumpang biasa. Pola Tapak Asimetris: Memberikan keseimbangan cengkeraman di berbagai kondisi jalan, baik kering maupun basah, serta lebih baik dalam mengatasi suara bising dan meningkatkan kenyamanan. Pola Tapak Directional: Biasanya digunakan untuk ban musim dingin dan mobil sport, memberikan daya cengkeram yang sangat baik di jalan basah dan salju. Pilih pola tapak yang sesuai dengan kebutuhan berkendara Anda, tergantung pada kondisi jalan yang sering Anda lewati. Perhatikan Garansi Ban Beberapa produsen ban menawarkan garansi untuk ban mereka, yang dapat mencakup jaminan terhadap cacat pabrik atau garansi untuk jarak tempuh tertentu. Garansi ini memberikan rasa aman tambahan jika terjadi masalah pada ban setelah pemasangan. Konsultasikan dengan Teknisi atau Ahli Ban Jika Anda ragu dalam memilih ban yang tepat, berkonsultasilah dengan teknisi atau ahli ban. Mereka dapat memberikan rekomendasi berdasarkan jenis kendaraan Anda, gaya berkendara, serta kondisi cuaca di tempat tinggal Anda. Bengkel atau toko ban resmi sering memiliki staf yang terlatih untuk membantu Anda membuat keputusan yang tepat. Kesimpulan Membeli ban baru membutuhkan perhatian khusus dan riset yang tepat. Dengan memahami ukuran ban, jenis ban yang dibutuhkan, serta faktor-faktor lain seperti merek, kualitas, dan ketahanan, Anda dapat memastikan kendaraan Anda mendapatkan ban yang sesuai. Jangan lupa untuk mempertimbangkan harga dan garansi, serta berkonsultasi dengan ahli untuk mendapatkan rekomendasi yang tepat. Pemilihan ban yang tepat tidak hanya meningkatkan performa kendaraan Anda, tetapi juga memastikan keselamatan Anda di jalan. Untuk ban yang berkualitas dengan harga yang terjangkau, pilih ban GOODRIDE. Tersedia dalam berbagai ukuran yang tentunya cocok digunakan untuk berbagai jenis kendaraan.
Arta dan Clarios DELKOR CXP GATHERING – STRONGER TOGETHER

Kamis, 16 Januari 2025 bertempat di Sun City, Jakarta Pusat. PT. Arta Batrindo selaku sole distributor aki Delkor bersama Clarios menyelenggarakan Delkor CXP Gathering bertemakan “Stronger Together”. Dalam Gathering ini, Arta dan Clarios mengundang perwakilan customer dari berbagai daerah untuk menjalin silaturahmi serta mengapresiasi para customer setia Delkor. Arta juga memperkenalkan program CXP (Customer Experience Program) kepada customer Delkor yang bertujuan untuk membantu pencatatan stock, penjualan, garansi, dan lain sebagainya. Dalam kata sambutannya Bpk. Sucipto, selaku General Manager PT. Arta Batrindo menuturkan bahwa, Arta ingin mengajak seluruh mitra setia Delkor untuk bangkit, tumbuh dan maju bersama-sama dengan semangat menyambut tahun yang baru ini. Beliau ingin mengajak seluruh customer Delkor untuk terus bersama- sama dalam menyalurkan produk berkualitas tinggi dengan harga yang terjangkau kepada seluruh pelanggan di Indonesia. Dalam kesempatan yang sama, Mr. Tze Hsien Chu selaku Sales Account Manager Clarios SEA juga menjelaskan bahwa Delkor, yang merupakan merek aki ternama asal korea yang sudah eksis 39 tahun di industri ini, akan tetap menjaga integritas dan kualitas serta akan terus melanjutkan peringkat pertama selama 19 tahun berturut-turut dalam KS-QEI (Korean Standard Quality Excellence Index). Arta Batrindo merupakan satu-satunya perusahaan di Indonesia yang di pilih oleh Clarios sebagai sole distributor produk Delkor dari tahun 1998 sampai sekarang. Aki Delkor juga memiliki beragam tipe aki yang tentunya bisa di gunakan pada berbagai jenis kendaraan anda, seperti Hyundai IONIQ, Kijang Innova, Avanza, Brio, Pajero, dan lain sebagainya. Untuk aki yang berkualitas pilih Aki Delkor, aki berkualitas tinggi dengan harga yang terjangkau. https://arta.co.id/wp-content/uploads/2025/02/Delkor-Gathering.mp4
Cara Menyimpan Ban Cadangan dengan Benar: Tips untuk Memastikan Keamanan dan Keawetan

Ban cadangan adalah komponen penting dalam kendaraan yang perlu disimpan dengan benar agar selalu siap digunakan dalam keadaan darurat. Ban cadangan yang disimpan dengan cara yang tidak tepat bisa mengalami kerusakan atau kehilangan kualitas, sehingga tidak efektif saat dibutuhkan. Berikut adalah beberapa tips untuk menyimpan ban cadangan dengan benar agar tetap dalam kondisi prima. Periksa Kondisi Ban Sebelum Menyimpan Sebelum menyimpan ban cadangan, pastikan untuk memeriksa kondisinya terlebih dahulu. Periksa apakah ada kerusakan pada dinding ban, seperti retakan atau benjolan yang bisa mengurangi kinerjanya. Periksa juga kedalaman alur ban untuk memastikan bahwa tapaknya masih cukup dalam untuk memberikan cengkeraman yang optimal. Pastikan Tekanan Udara yang Tepat Salah satu faktor penting dalam penyimpanan ban cadangan adalah menjaga tekanan udara yang tepat. Ban cadangan harus disimpan dengan tekanan yang sesuai, tidak terlalu rendah atau terlalu tinggi. Tekanan yang rendah dapat menyebabkan deformasi pada ban, sementara tekanan yang terlalu tinggi dapat menyebabkan ban menjadi keras dan rentan terhadap kerusakan. Simpan Ban di Tempat yang Kering dan Sejuk Ban cadangan harus disimpan di tempat yang terlindung dari sinar matahari langsung dan suhu ekstrem. Paparan sinar matahari dapat menyebabkan karet pada ban cepat mengeras dan retak, sementara suhu yang terlalu panas atau dingin dapat mempengaruhi kualitas ban. Oleh karena itu, pastikan ban cadangan disimpan di tempat yang kering, sejuk, dan terhindar dari kelembapan yang berlebihan. Jaga Ban dalam Posisi yang Tepat Saat menyimpan ban cadangan, pastikan ban disimpan dalam posisi yang benar. Ban yang disimpan dalam posisi tegak (dalam keadaan berdiri) akan lebih terjaga kualitasnya dibandingkan dengan disimpan dalam posisi terbaring. Jika menyimpan ban di dalam kendaraan (seperti di bawah mobil atau di bagasi), pastikan ban tidak tertekan oleh benda-benda berat lainnya. Gunakan Penyangga atau Pengikat Jika Anda menyimpan ban cadangan dalam posisi horizontal atau terbaring, pastikan untuk memberi penyangga atau pengikat agar ban tetap dalam bentuk yang baik. Sebaiknya hindari menumpuk ban cadangan terlalu lama dalam posisi ini, karena bisa membuat ban tertekan dan menyebabkan kerusakan pada bagian tertentu. Jaga Kebersihan Ban Selama penyimpanan, pastikan ban cadangan tetap bersih dari kotoran, debu, atau bahan kimia yang dapat merusak komponennya. Kotoran yang menempel pada ban dapat menimbulkan korosi atau kerusakan pada lapisan karet. Jika perlu, bersihkan permukaan ban dengan kain lembut dan sabun ringan sebelum menyimpannya. Putar Posisi Ban Secara Berkala Ban cadangan yang tidak digunakan dalam jangka waktu lama dapat mengalami perubahan bentuk atau deformasi, terutama jika dibiarkan dalam posisi yang sama. Oleh karena itu, sebaiknya Anda memutar posisi ban cadangan secara berkala, misalnya setiap 3 bulan sekali. Hal ini membantu menjaga keseimbangan dan bentuk ban agar tidak terdeformasi. Jaga Agar Tidak Terkena Beban Berlebih Jika Anda menyimpan ban cadangan di dalam mobil, pastikan ban tidak tertekan oleh barang-barang lain yang berat. Beban berlebih dapat menyebabkan ban cadangan tergencet dan mengalami deformasi. Jika Anda menyimpan ban di luar mobil, pastikan posisi penyimpanannya stabil dan tidak terkena tekanan. Menyimpan ban cadangan dengan benar sangat penting untuk memastikan bahwa ban tersebut tetap dalam kondisi baik dan siap digunakan ketika dibutuhkan. Dengan memeriksa kondisi ban secara rutin, menyimpannya di tempat yang kering dan sejuk, menjaga tekanan udara yang tepat, serta memutar posisi ban secara berkala, Anda dapat memperpanjang umur ban cadangan dan memastikan keselamatan Anda saat mengemudi. Jangan remehkan cara penyimpanan ban cadangan, karena langkah sederhana ini dapat membantu Anda terhindar dari masalah ban saat kondisi darurat.
Penyebab Mobil Sering Mogok dan Cara Mengatasinya

Mogok adalah salah satu masalah yang paling menjengkelkan bagi pemilik mobil, terutama jika terjadi di tengah perjalanan atau di tempat yang jauh dari bengkel. Ada banyak faktor yang bisa menyebabkan mobil sering mogok, dari masalah kecil yang mudah diperbaiki hingga kerusakan besar yang membutuhkan perbaikan mahal. Untuk itu, mengetahui penyebab mobil sering mogok sangat penting agar Anda bisa mencegahnya dan menjaga mobil tetap dalam kondisi prima. Berikut adalah beberapa penyebab umum mobil sering mogok dan cara mengatasinya: Aki (Baterai) yang Lemah atau Rusak Salah satu penyebab paling umum mobil mogok adalah masalah pada aki. Aki yang lemah atau rusak tidak dapat menyuplai listrik ke sistem kendaraan, yang mengakibatkan mobil tidak bisa menyala atau berhenti mendadak saat berjalan. Sistem Pengapian yang Bermasalah Masalah pada sistem pengapian, seperti busi yang aus atau kabel busi yang rusak, bisa menyebabkan mobil mogok. Sistem pengapian bertanggung jawab untuk memercikkan api ke ruang bakar mesin, dan jika tidak berfungsi dengan baik, mesin tidak bisa berjalan dengan normal. Kekurangan Bahan Bakar Mungkin terdengar sepele, tetapi kekurangan bahan bakar adalah penyebab sering mogok yang sering terjadi. Bahkan jika indikator bahan bakar menunjukkan ada sedikit sisa bahan bakar, sistem bahan bakar bisa saja tidak cukup untuk memberi tenaga pada mesin. Masalah pada Sistem Pengereman Sistem pengereman yang bermasalah bisa menyebabkan mobil mogok, terutama jika ada komponen yang macet atau sistem hidrolik gagal berfungsi. Mobil yang mogok di tengah jalan karena rem yang macet bisa sangat berbahaya. Sistem Pendingin Mesin yang Tidak Berfungsi Jika sistem pendingin mesin (radiator) tidak bekerja dengan baik, mesin bisa mengalami overheat dan menyebabkan mobil mogok. Overheating bisa merusak komponen mesin lainnya jika tidak segera ditangani. Masalah pada Alternator Alternator berfungsi untuk mengisi daya aki dan memberi tenaga pada sistem kelistrikan mobil saat mesin hidup. Jika alternator rusak, aki tidak akan terisi daya dengan baik, dan mobil bisa mogok karena kekurangan listrik. Sistem Transmisi yang Bermasalah Kerusakan pada transmisi dapat menyebabkan mobil mogok, terutama jika transmisi tidak dapat berpindah gigi dengan lancar atau ada masalah pada sistem kopling (untuk mobil manual). Mogoknya mobil bisa disebabkan oleh berbagai faktor, dari masalah ringan hingga kerusakan besar. Untuk menghindari kejadian mogok yang tidak terduga, penting untuk melakukan perawatan mobil secara rutin dan memeriksa komponen-komponen utama seperti aki, sistem pengapian, rem, bahan bakar, dan mesin. Dengan memperhatikan kondisi kendaraan secara berkala, Anda dapat mengurangi risiko mogok dan menjaga mobil tetap dalam kondisi terbaik. Jika mobil Anda sering mogok, sebaiknya segera periksakan ke bengkel untuk menemukan penyebab pasti dan melakukan perbaikan yang diperlukan.
Cegah Aki Mobil Melemah Dengan Perawatan Sederhana

Aki mobil, meskipun sering kali dianggap sebagai komponen yang remeh, memiliki peran yang sangat penting dalam memastikan mobil kalian bisa hidup dan berjalan dengan lancar. Kalau aki sudah mulai melemah atau rusak, bisa-bisa mobil kalian mogok tiba-tiba di jalan, loh! Nah, supaya hal tersebut tidak terjadi, ada beberapa langkah mudah yang bisa kalian lakukan untuk mencegah aki mobil melemah lebih cepat. Yuk, simak tips-tipsnya! Periksa Aki Secara Berkala Jangan tunggu sampai aki benar-benar soak baru memeriksanya! Salah satu cara terbaik untuk mencegah aki mobil melemah adalah dengan rutin memeriksanya, setidaknya setiap enam bulan sekali. Kalau bisa, lakukan pengecekan ini sebelum memasuki musim hujan atau musim panas yang ekstrem. Perubahan cuaca yang drastis bisa memengaruhi kinerja aki. Jadi, pastikan aki kalian dalam kondisi prima dengan pemeriksaan berkala. Pastikan Kabel Aki Terhubung dengan Baik Kabel aki yang kendur atau rusak bisa menyebabkan masalah serius, mulai dari aliran listrik yang terganggu hingga aki yang cepat habis. Periksa kabel aki kalian secara berkala dan pastikan semuanya terhubung dengan baik. Kalau ada kabel yang longgar atau terlihat aus, segera ganti atau perbaiki. Jangan sampai masalah kecil ini jadi pemicu kerusakan yang lebih besar! Jaga Kebersihan Terminal Aki Terminal aki yang kotor atau berkarat bisa menghambat aliran listrik ke sistem mobil. Jadi, pastikan untuk membersihkan terminal aki secara rutin. Cukup gunakan sikat kawat atau kain bersih untuk membersihkan bagian yang berkarat. Kalau kalian menemukan korosi yang cukup parah, bisa coba membersihkannya dengan campuran baking soda dan air hangat. Kebersihan terminal aki ini akan membantu mencegah gangguan aliran listrik yang bisa bikin aki lebih cepat lemah. Matikan Semua Peralatan Elektronik Saat Mobil Tidak Digunakan Seringkali kita lupa untuk mematikan lampu, AC, atau perangkat elektronik lainnya setelah mobil selesai digunakan. Padahal, perangkat-perangkat ini bisa menguras daya aki, apalagi kalau mobil dalam kondisi mati. Jadi, pastikan kalian mematikan semua peralatan elektronik yang tidak diperlukan saat mobil sedang tidak digunakan. Ini adalah langkah kecil yang bisa membantu memperpanjang umur aki kalian. Gantilah Aki Secara Rutin Setiap aki punya umur pakainya, dan meskipun kalian merawatnya dengan baik, tetap saja ada waktunya untuk mengganti aki yang sudah tua atau mulai melemah. Biasanya, aki mobil bisa bertahan sekitar 2 hingga 4 tahun, tergantung pada merk dan kondisi penggunaan mobil. Jadi, jangan tunggu sampai aki benar-benar rusak sebelum menggantinya. Dengan mengganti aki secara rutin, kalian bisa menghindari kejadian mobil mogok yang bikin repot. Dengan merawat aki mobil dengan langkah-langkah di atas, kalian bisa menghindari masalah aki yang melemah atau rusak lebih cepat. Jangan anggap remeh perawatan kecil ini, karena perawatan yang tepat akan membantu mobil kalian tetap prima dan siap digunakan kapan saja. Untuk aki yang berkualitas pilihlah Aki Delkor dan Energizer. Aki dengan kualitas baik yang juga cocok digunakan oleh berbagai jenis kendaraan seperti, Hyundai IONIQ, Kijang Innova, Toyata Avanza, Xenia dan masih banyak lagi. Untuk informasi lebih lanjut silahkan hubungi whatsapp kami di 0822 10 400 800. Selamat mencoba dan semoga perjalanan kalian selalu lancar!