Oli Mobil Bisa Dicek Sendiri? Ini Rahasianya!

Share the Post:

Merawat mobil tidak harus selalu rumit. Salah satu hal paling sederhana namun sangat penting adalah memeriksa oli mesin. Jika oli habis atau kualitasnya menurun, performa mesin bisa terganggu, bahkan berisiko menyebabkan kerusakan serius. Untungnya, Anda bisa mengecek kondisi oli sendiri di rumah hanya dengan alat sederhana: dipstick.

Dalam artikel ini, kami akan menjelaskan langkah demi langkah cara mengecek oli mobil menggunakan dipstick, termasuk tips membaca warna dan tingkat oli yang benar.

Apa Itu Dipstick?

Dipstick adalah batang logam tipis yang biasanya berwarna kuning atau oranye dan terletak di ruang mesin. Fungsinya adalah untuk membantu Anda mengecek level dan kondisi oli mesin secara manual.

Kapan Harus Mengecek Oli Mobil?

Sebaiknya cek oli setiap 1–2 minggu sekali atau sebelum melakukan perjalanan jauh. Waktu terbaik untuk melakukannya adalah:

  • Saat mesin dalam kondisi dingin (pagi hari atau setelah mobil tidak dipakai selama beberapa jam)
  • Mobil dalam posisi datar, bukan di tanjakan atau turunan

Langkah-langkah Cek Oli Mobil Pakai Dipstick

  1. Buka Kap Mesin

Pastikan mobil dalam kondisi mati dan mesin dingin. Buka kap mesin dan cari dipstick (biasanya dengan ujung warna terang).

  1. Tarik dan Bersihkan Dipstick

Tarik dipstick keluar, lalu bersihkan ujungnya menggunakan kain bersih atau tisu. Ini penting agar Anda bisa membaca level oli dengan akurat.

  1. Masukkan Kembali dan Tarik Lagi

Setelah dibersihkan, masukkan kembali dipstick hingga penuh, lalu tarik lagi perlahan untuk melihat level oli.

  1. Cek Level Oli

Pada ujung dipstick biasanya ada dua tanda: MIN dan MAX. Level oli idealnya berada di antara kedua tanda tersebut. Jika berada di bawah garis MIN, berarti oli kurang dan perlu ditambah.

  1. Periksa Warna dan Kekentalan Oli
  • Warna Cokelat Muda atau Kuning Keemasan: Oli masih dalam kondisi bagus.
  • Warna Hitam dan Kental: Oli sudah kotor dan sebaiknya diganti.
  • Ada Buih atau Warna Putih Susu: Bisa jadi ada masalah pada sistem pendingin (campuran air dan oli), segera periksakan ke bengkel.

Tips Tambahan

  • Gunakan jenis oli sesuai rekomendasi pabrik.
  • Jangan terlalu sering menambahkan oli tanpa menggantinya—oli lama tetap harus dikuras.
  • Catat jadwal ganti oli secara rutin (biasanya setiap 5.000–10.000 km).

Mengecek oli mobil pakai dipstick adalah hal kecil yang berdampak besar bagi kesehatan mesin. Tidak butuh waktu lama, tidak perlu ke bengkel, dan Anda bisa melakukannya sendiri di rumah. Yuk, mulai biasakan cek oli secara rutin sebelum terlambat! Untuk oli yang berkualitas, jangan lupa pilih Oli WIN dan Oli SPC. Oli yang diproses dengan teknologi terbaru yang menghasilkan oli yang berkualitas tinggi yang tentunya cocok untuk berbagai jenis kendaraan kalian.